Kisah Ukraina Menangis Dan Mengemis Agar Gabung Liverpool

Agen Bola SBOBET – Gelandang Timnas Ukraina yevhen konoplyanka mengungkapkan dirinya pernah sampai menangis dan mengemis pada Dpnipro agar mengizinkannya gabung Liverpool.

Yevhen Konoplyanka merupakan salah satu pemain terbaik ukraina. ia mengawali karier sepak bola profesionalnya di klub Dnipro pada tahun 2007.

Setelah mentas ke tim senior, ia secara perlahan mendapat jatah bermain lebih banyak. pada musim 2007-10, Yevhen Konoplyanka mulai dipercaya jadi penggawa reguler Dnipro.

Pada musim 2013-14, Yevhen Konoplyanka tampil sangat apik bagi Dnipro. Bisa dibilang itu adalah musim terbaiknya selama mebela klub tersebut.

saat itu ia tampil sebanyak 36 kali di semua ajang kompetisi, sebanyak 13gol berhasil disumbangkannya dan itu adalah jumlah gol terbanyak dalam semusim yang pernah ia hasilkan selama bermain bagi Dnipro.

Pemainnya pun menarik perharian liverpool dan sejumlah klub eropa lainnya. The Reds kemudian berniat memboyongnya ke anfield.

Mereka sudah membuka kontak dengan Dnipro. Sayangnya Yevhen Konoplyanka tak diizinkan gabung Liverpool.

ia baru diizikan pergi semusim kemudian. Yevhen Konoplyanka akhirnya merapat ke Spanyol dan gabung Sevilla.

Yevhen Konoplyanka sendiri ternyata saat itu sangat ngebet gabung Liverpool. Sebab The Reds memang klub impiannya sejak kecil.

Ia makin bersemangat untuk gabung Liverpool, apalagi Steven Gerrard juga sudah memberikannya lampu hijau untuk pindah ke Anfield. Namun karena gagal pindah ia pun akhirnya kecewa berat.

“Saya menangis. Delegasi orang-orang serius dari Liverpool datang ke Dnipropetrovsk. Kami makan malam,” kenangnya pada Weszlo, via Sportbible.

“Mereka (bersedia) membayar sebanyak yang diinginkan (pemilik Dnipro) Ihor Kolomoyskyi,” sambung Yevhen Konoplyanka.

“Martin Skrtel menulis pesan kepada saya; ‘Kami sedang menunggumu’. Steven Gerrard juga memberi saya restunya,” aku pria 32 tahun tersebut.

Yevhen Konoplyanka kemudian menambahkan ia sampai harus merengek-rengek pada pemilik kliv agar diberi lampu hijau unutk gabung Liverpool. Sayangnya usahanya itu tak membuahkan hasil.

“Saya dulu menghadap Kolomoyskyi; ‘Tolong, tolong, tolong, biarkan saya pergi, itu akan membuat mimpiku menjadi kenyataan’. Saya memohon,” serunya.

“Liverpool menawarkan 25 juta euro (£18 juta). Tapi saya tidak merasa kecewa pergi ke Sevilla,” aku Yevhen Konoplyanka.

Ironisnya, Yevhen Konoplyanka kemudian jadi bagian dari skuat Sevilla yang membuyarkan harapan Liverpool untuk bisa meraih trofi juara Liga Europa pada tahun 2016.

Berita ini disponsori oleh Wahanabet – Agen SBOBET Terpercaya

Anda penghobi bola ? Jangan lewatkan berita bola kami lainnya hanya di skorbolaonline – Agen Judi Bola

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published.